Breaking News
Loading...
Tuesday, February 9, 2016

Peci Tuan Syekh
Ancaman PHK semakin nyata, menurut Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memperkirakan pada periode Januari hingga Maret 2016 jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akan mencapai 10.000 orang., PHK akan dilkukan secara bertahap, sementara itu Pada 2015 yang ter-PHK sudah 50.000 orang.

Apakah PHK ini akan berlanjut terus, bisa jadi Iya. Menurut berbagai sumber pengurangan tenaga kerja terjadi pada Perusahaan-perusahaan bergerak di sektor Elektronik, Garmen Mekanikal dan pertambangan (mineral, batubara dan migas).

Tak urung perusahaan besar sekaliber Panasonic, Toshiba, Shamoin,  Starlink, Panasonic, Jaba Garmindo, Yamaha,  Astra Honda Motor,  Hino,  Astra Komponen,  AWP,  Aishin, Musashi, Sunstar, Chevron, Vico, Sebagian besar Perusahaan Tambang Batubara yang ada di Kalimatan dan Sumatera sudah dan akan melalukan PHK secara bertahap.

Bagi  sodara-sodara, kakak- adik, om-tante yang terkena PHK itu bukan akhir dari segala-galanya, masih ada cara untuk mengatasi dampak PHK ini.

Berikut  4.Cara Atasi Dampak PHK :

1.Beralih Profesi menjadi Konsultan
Bila memiliki keahlian tertentu seperti: analisa kelayakan pengembangan daerah,, pembuatan proposal teknis, analisa keuangan, analisa usaha, psikologi dll. Bisa menjadi Konsultan Freelance atau bernaung pada lembaga tertentu, atau mendirikan lembaga konsultan sendiri bersama teman-teman dengan memanfaatkan dana pesangon dan Dana Jamsostek dari BPJS.

2.Membuka Usaha
Mulailah membuka usaha dengan sesuatu yang sangat disukai, dipahami dan disesuaikan dengan modal yang tersedia.

Misal membuka usaha Kuliner (makanan kering/snack atau makanan berat/nasi & lauk pauknya), dagang pakaian (pakaian sehari-hari atau baju muslim), konter pulsa atau HP. Bisa juga Mainan anak-anak dan banyak lagi produk-produk yang bisa dijadikan usaha. Bisa dilakukan secara mobile dengan menggunakan mobil sebagai tempat usaha atau kios/toko bila pengin di lokasi menetap.

Seandainya belum mampu membuat produk sendiri bisa dilakukan melalui Francise (Waralaba) atau Reseller (menjualkan produk orang lain).

Sangat banyak sekali usaha Kuliner dengan sistem waralaba yang bisa dijalankan. Misalnya jualan frozeen food, es krim, atau ayam goreng . Semua jenis usaha proses pemasarannya bisa dijalankan secara online maupun offline.

3.Menjual Jasa
Demikian juga bila mempunyai keahlian tertentu untuk mengerjakan yang orang lain kurang mampu atau malas melakukannya, ini peluang untuk menjual Jasa tentunya dengan harapan mendapatkan imbalan yang layak.

Semisal bila sebelumnya mahir dalam mengoperasionalkan Computer bisa dijadikan ladang usaha dengan cara menjual jasa pengetikan baik artikel, paper atau skripsi. Tinggal mencari  lokasi yang dekat kampus bila usahanya mau dijalankan secara offline, sedangkan secara online bisa saja usaha dirumah.

Lain lagi yang semasa kerja dulu paling sering menggunakan bahasa asing (English, France, Germany, Jepang, China dll), bisa membuka usaha Penterjemah Naskah, atau Interpreter Freelance, bisa juga juga Pemandu Wisata bila domisili dekat lokasi tujuan wisata.

Bisa juga dengan membuka bengkel dengan jasa service elektronik dan service motor, bila selama bekerja di perusahaan yang berkecimpung di bidang tersebut, sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

Dan masih banyak jasa-jasa lainnya yang bisa dijadikan usaha... Silakan dipikirkan sendiri heeeee.

4.Bertani (Berkebun/Budidaya Ikan)
Kata siapa di Perkotaan tidak bisa bertani atau budidaya ikan, coba tengok disekitar Kita ada masyarakat yang memanfaatkan lahan-lahan di perkotaan yang belum dimanfaatkan pemiliknya. Lahan-lahan tersebut ditanaman sayuran semusim (misalnya: sawi, Seledri, kacang Panjang, Terong, Petsai, dll) atau budidaya tanaman obat 

Bila terkendala dengan lahan, maka bisa diatasi dengan budidaya tanaman secara bertingkat atau Vertikultur.

Sedangkan untuk kolam ikan bisa dibuat di halaman rumah atau dibuat bak semen dan drum-drum .

Namun semua pilihan arternatif usaha itu harus diperhitungkan asfek pasar, lokasi usaha, untung ruginya, namun jangan dijadikan kendala untuk memulai. 

Pengusaha atau Pedagang yang berhasil itu kebanyakan karena mereka berani untuk memulai usaha, dan tidak takut menghadapi segala resiko usaha.

Jadi hayoooo lupakanlah PHK, mulaila beralih profesi selagi Uang Pesangon dan JHT (BPJS) masih ada, masih bisa dijadikan Modal awal.

Jangan terlalu berharap untuk mendapatkan pekerjaan lain disaat-saat ini, malah PHK yang nambah terus.

25 comments:

  1. PHK memang menjadi sesuatu yang menakutkan buat para buruh, apalagi buat yang belum punya rintisan usaha lain, Tipsnya sangat bermanfaat Pak, memang seharusnya kita tida boleh putus asa dengan cara melakukan usaha lain, namun biasanya kendala utama adalah modal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya skrng ini zamannya PHK sejak 2015 kayaknya masih berlanjut ke 2016 ini sdh puluhan ribu org kena PHK..tdk ada jalan lain harus tetap mencari nafkah untuk menyambung hidup...ya saran jalannya seperti yg di tulis di artikel ini...mulai la dgn modal kecil dulu cari produk yg gak butuh modal besar seperti jual jasa...konsultan atau jualan makanan ringan dll. dimana ada kemauan InsyaAllah ada jalannya

      Delete
  2. Sepertinya 4 point di atas bisa jadi solusi terbaik dari dampak PHK Mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaALlah bisa..asal ditekuni dan diyakini...

      Delete
  3. contoh buka usaha, bisnis online juga bisa masuk ya kang,,, hehehehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget...semua 4 usaha tsb bisa di pasarkan secara online & offline juga.

      Delete
  4. Bagaimana jika bertani
    Dikebun blog puisi
    Dengan menanam benih kata-kata hobi
    Menjadi passion sehari-hari

    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. heeee....bisa jadi cukup menjanjikan..kalo blognya sdh dimonetisasi...atau dikomersilkan..

      Delete
  5. waw soslusi yang cemerlang. tapi harus di mulai saat masih sebelum di PHK aja biar doble

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maunya harus gitu kang....sambil kerja sambil wiraswasta asal bisa bagi waktu yg tepat agar gak keteteran

      Delete
  6. membuka usaha dengan sesuai keahlian ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. betol banget...sesuai keahlian dan hoby...agar usahanya lebih enjoy dn lebih cepat berkembang

      Delete
  7. Halloo kang Agus, damang?

    Selalu ada hikmah baik.. dibalik Putusnya hub kerja, ada Hubungan kerja baruuu :)
    Potensi yg tadinya tidak dilirik, menjadi peluang yg jika digarap dg semangat dpt mjd Kerja Baru yg bisa jadi lebih membawa keberkahan ....

    Mungkin hslnya lbh sedikit, smoga lbh berkah, insya Allah, enjoy ajaaa (f)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sae sae bae bae aja ....Alhamdullilah. iya harus kreative menghadapi PHK...agar bisa tetap survive..

      Delete
  8. lagi musim PHK, mesti siap menghadapinya
    sangat bermanfaat sharingnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoiiiii musim yg belom habis-habisnya...heeee...sharing berdasarkan pengalaman juga nie..

      Delete
  9. harus ada usaha sampingan nih. kalau sampe di PHK jadi masih ada pemasukan

    ReplyDelete
  10. kayanya bertani lebih mudah, namun jika memiliki kemampuan ngeblog kayanya jadi blogger lebih menjanjikan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. baiknya buat jadi blogger.. tapi agar survive dan dapur tetap ngebul harus dimonetisasi blog nya eeeee....mantaps jadi Blogger Kreative

      Delete
  11. Repotnya kalau yang di PHK tidak punya keahlian atau cuma lulusan SMA dan sudah terbiasa dibayar jadi mau cari sendiri cukup sulit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mau gak mau harus siap banting stir tadi nya ada yg bayar upah tiap bulan...skrng harus mencari sendiri .mau gak mau harus dilakukan juga..krn sdh jadi tuntutan hidup

      Delete
  12. Mending jadi pengusaha aja kalo kena PHK :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener juga tu...pokok nya bisnis apa aja dech...yg penting halal sdh bisa jadi Pengusaha khan.

      Delete
  13. Point no 2 dan no 4 menurut saya bagus mas. tinggal kita pilih bidang apa yg sesuai dengan karakter dan ke ahlian kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sips la....Saya sendiri sdh terapkan Point No 2 dengan buka usaha baju muslim (dibawah bendera "Fina Collection")

      Delete